CATATANSENJANEWS.COM | Baliho maupun spanduk terkait Paskah Nasional 2026 mulai ramai terpampang di Ibukota Provinsi Sulawesi Utara, Kota Manado.
Salah satunya terlihat mengepung Kelurahan Bahu lingkungan 2, Kecamatan Malalayang, tepatnya pada wilayah strategis jadi lalu lintas warga di sekitaran GMIM Imanuel Bahu, serta jalan protokol utama lain.
Pemandangan tersebut memantik reaksi warga, salah satunya Tokoh Muda Etnis Bantik Minanga (Sebutan Bagi Orang Malalayang masa lampau), Erick Mongisidi.
"Melihat baliho dan spanduk Paskah Nasional 2026 yang sudah terpampang di sekitar Kelurahan Bahu membuat suasana semakin meriah," ujarnya.
Ia mengatakan, Paskah adalah momen penting untuk umat Kristen, namun seperti kita ketahui bersama Kota Manado dikenal dengan kebersamaan antar umat beragama.
Menurut Dirinya, Acara ini juga jadi bukti, kita bisa merayakan hari besar masing-masing dengan penuh rasa hormat.
Dia menuturkan, Kita sebagai warga merasa senang karena acara ini tidak hanya memperkuat tali silaturahmi antar umat beragama, tapi juga bisa jadi ajang untuk mengingatkan nilai-nilai baik seperti kasih, pengampunan, dan gotong royong yang kita junjung tinggi di Bumi Nyiur Melambai.
"Semoga perayaan yang akan digelar pada Rabu, 8 April 2026 berjalan lancar, penuh berkat, dan mampu membawa dampak positif bagi seluruh masyarakat Manado," pukasnya.