CATATANSENJANEWS.COM | Busoshoku Haki dalam Serial Anime Jepang One Piece tak lain merupakan sebagai perlindungan, peningkatan kapasitas, dan kemampuan menembus hambatan. 

Busoshoku Haki (Haki Persenjataan) memiliki dua tingkat utama; Pertama tingkat dasar (pengerasan), Kedua tingkat tinggi (emisi). Level tertingginya, sering disebut Ryou tingkat lanjut, memungkinkan pengguna menyerang tanpa menyentuh target dan menghancurkan objek dari dalam. 

Back To Reality, Sebagai salah satu pecinta Anime OP yang pernah menimbah ilmu di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Unsrat (Komunikasi) maupun Unpi (Politik), setidaknya Tim Media CSN, Minggu (25/1/2016) dapat menemukan titik temu agar dapat diaplikasikan kepada strategi politik modern di Sulawesi Utara. 

1. Perkuat Pertahanan Fondasi Politik dan Ekonomi Lokal

* Fondasi Sistem Politik 

Seperti pelindung tak terlihat Busoshoku Haki, Sulawesi Utara perlu menguatkan tata kelola daerah yang transparan dan hukum yang tegas untuk menangkal korupsi, konflik kepentingan, serta ketidakstabilan sosial. 

Contohnya, memperkuat pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah dan mempercepat penyelesaian sengketa tanah notabene sering menjadi sumber konflik.

* Ketahanan Ekonomi 

Mengembangkan sektor-sektor unggulan lokal seperti pariwisata bahari, perikanan berkelanjutan, dan pertanian khusus sebagai tempat berdiri kokoh. 

Itu bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada bantuan pusat, dan menolak tekanan ekonomi yang tidak menguntungkan dari luar, seperti monopoli produk impor yang merusak usaha kecil lokal.

2. Meningkatkan Kapabilitas Serangan Politik untuk Kepentingan Daerah 

* Negosiasi dengan Pusat dan Kawasan 

Seperti kemampuan Busoshoku Haki untuk meningkatkan serangan, Sulawesi Utara perlu melakukan advokasi kuat untuk mendapatkan alokasi anggaran yang lebih besar, otonomi yang lebih luas dalam pengelolaan sumber daya alam, serta peran lebih penting dalam kerja sama kawasan Maluku Utara dan Pulau Sulawesi.

* Menembus Hambatan Pembangunan

Mengatasi tantangan yang tampak sulit diatasi, seperti kurangnya infrastruktur jalan dan pelabuhan. 

Contohnya, mengembangkan solusi kolaboratif dengan sektor swasta dan pemerintah pusat guna membangun infrastruktur pendukung konektivitas antar kabupaten/kota di Sulut.

3. Penguatan Kohesi dan Integrasi Masyarakat Lokal

* Persatuan Antar Suku dan Agama 

Seperti Busoshoku Haki yang menyatu dengan benda yang disentuh, Sulawesi Utara perlu memperkuat rasa kebersamaan berbagai suku dan komunitas yang ada. 

Program pendidikan multikultural dan kegiatan budaya bersama, dapat menjadi sarana untuk menjaga stabilitas sosial dan menghindari konflik sejatinya dapat merusak pembangunan.

KESIMPULAN UTAMA 

Konsep "Busoshoku Haki" berfokus pada penguatan fondasi, penetrasi tantangan, dan integrasi kekuatan, Hal tersebut dapat diaplikasikan secara konkret untuk mengembangkan Sulawesi Utara menjadi provinsi yang lebih kokoh, mandiri, dan terintegrasi.