CATATANSENJANEWS.COM | Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei mereka pada waktu pengambilan sampel 30 Januari hingga 8 feburari tahun ini, di Kota Bandung hari ini.
Survei tersebut menggunakan 800 sampel responden di Jawa Barat dengan toleransi kesalahan 3,5% pada tingkat kepercayaan 95%.
Bicara kondisi ekonomi yang menilai sangat baik 3,9%, baik 34,8%, sedang 42,9%, buruk 15,7%, sangat buruk 2,2%, dan TT/TJ 0,5%.
Sedangkan kondisi pelaksanaan pemerintah sangat baik 9,4%, baik 51%, sedang 31,9%, buruk 6%, sangat buruk 0,3% serta TT/TJ 1,4%.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menjelaskan, Kita melakukan survei satu tahun setelah kepala daerah dilantik per februari 2024.
Ia juga mengatakan, Tepat satu tahun kepala daerah termasuk Gubernur Jawa Barat (Dedi Mulyadi) mendapatkan mandat dari rakyat untuk menjalankan amanah dan tugasnya.
"Secara umum ada sedikit peningkatan tetapi secara statistik tidak signifikan, jadi kurang lebih 95,5% warga Jawa Barat yang menyatakan puas, dan sangat puas atas kinerja Gubernur Dedi Mulyadi," ungkap Prof Burhan.
Ketika mengintip soal kepuasan kinerja Wakil Gubernur Erwan Setiawan, sangat baik 5,6%, cukup puas 49,7%, kurang puas 23,5%, tidak puas sama sekali 1,8%, kemudian TT/TJ 19,3%.