Oleh: Deon Yohanes Wonggo, Jurnalis, Bidang/Departemen Komunikasi dan Informasi DPD Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Sulawesi Utara.

CATATANSENJANEWS.COM | Generasi Muda adalah kelompok pemilih dominan dalam Pilpres yang dimenangkan oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, pada Pilkada mendatang angkanya juga meningkat, termasuk untuk Pilkada serentak di Bumi Nyiur Melambai.

Jika di breakdown, Anak Muda terbagi lagi, yakni Generasi Milenial serta Zilenial. Kedua generasi tersebut mempunyai ciri khas berbeda satu sama lain, tak bisa di pukul rata sama pandangan mereka.

Generasi Milenial dan Zilenial bergelut terus dengan kenyataan masing-masing. 

Baik Generasi Milenial Awal maupun Akhir, punya model keyakinan dasar serupa, pemikiran plus sifat keras kepala. Sedangkan Generasi Zilenial itu lebih kritis lagi, Mereka sangat krusial pada urusan Parenting, Ekosistem, Enviroment, hingga Melek Mental Health. 

Bisa riset sendiri. Bahwa kenyataan sekarang, klaim Generasi diatas nya, berdasarkan story masa lalu pernah muda, kemudian yang muda belum pernah tua? akan seperti angin lewat begitu saja, tanpa pendekatan atau pemahaman berbeda, akan sulit mengambil hati dua Generasi ini (Milenial dan Zilenial). 

Tantangan bagi Gubernur maupun Wakil Gubernur Sulawesi Utara kedepan guna meyakinkan kelompok pemilih muda tidak segampang membalik telapak tangan.

Kesimpulannya, Generasi Muda sekarang. Jelas berbeda dengan Generasi Muda di Masa lampau, Apalagi tantangan kedepan adalah bagaimana memperluas lapangan kerja bagi Generasi tersebut.